Sabtu, 03 November 2012

PERKEMBANGAN ISLAM PADA ABAD PERTENGAHAN



Perkembangan Islam pada abad pertengahan tidak seperti pada masa Umayyah dan Abbasiyyah yang terpusat pada satu titik. Dinasti Umayyah berpusat di Andalusia (Spanyol), Dinasti Abbasiyyah berpusat di Baghdad (irak). Islam pada abad pertengahan terpecah dalam beberapa kerajaan diantaranya kerajaan Islam Dinasti Fatimah di Afrika Utara dan Mesir. Kerajaan Islam Mugal di India, kerajaan Islam Turki Usmani (Ottoman) di Turki dan Kerajaan Syafawi di Iran.
Kerajaan Islam Mugal di India didirikan oleh Zahirudin Babur (1482-1530) dan mencapai masa kejayaannya ketika dipimpin oleh Akbar (putra Humayun), Kerajaan Turki Usmani didirikan oleh usman putra Ertogrul dan mencapai puncak kejayaan pada masa kepemimpinan Muhammad II atau biasa disebut Muhammad Al Fatih. Sedangkan,kerajaan Syafawi, pendiri sekaligus rajanya adalah Syah Ismail yang juga membawa kerajaan Syafawi dipuncak kejayaannya, selain Syah Ismail, raja yang membawa kerajaan tersebut menjadi maju, kuat, dan mengalami kejayaan adalah Syah Abbas.
A.        Periode Perkembangan Dunia Islam Abad Pertengahan
Dalam buku Ensiklopdia islam jilid 2 dijelaskan perkembangan sejarah islam terbagi menjadi tiga periode yaitu:
1.         Periode Klasik (650-1250 M)
2.        Periode Pertengahan (1250-1800 M)
3.        Periode Modern (1800-sekarang)
Pada periode klasik, Islam mengalami kemajuan dan masa keemasan. Hal ini ditandai dengan sangat luasnya wilayah Islam. Sedangkan pada abad pertengahan, Islam mengalami kemunduran. Hal ini ditandai dengan tidak adanya kerajaan Islam yang utuh. Kerajaan itu antaralain Kerajaan Turki Usmani, Kerajaan Mugal dan kerajaan Syafawi.
B.        Kerajaan Turki Usmani
Kerajaan Turki Usmani didirikan oleh Usman putran Ertogrul. Usman merupakan salah seorang putra dari keturunan bangsa Turki dari kabilah Oghuz yang mendiami daerah Mongol dan daerah utara negeri Cina. Ia memerintah antara tahun 1290-1326 M. Sebagaimana Ayahnya, ia banyak berjasa kepada sultan Alaudin II dengan keberhasilannya menduduki benteng-benteng Bizantium yang berdekatan dengan kota Broessa. Pada tahun 1300 M, bangsa Mongol menyerang Kerajaan Seljuk dan sultan Alaudin II terbunuh. Kerajaan Seljuk kemudian terpecah-pecah dalam beberapa kerajaan kecil. Usman pun menyatakan kemerdekaan dan berkuasa penuh atas daerah yang didudukinya. Sejak itulah kerajaan Usmani dinyatakan berdiri.
C.        Kerajaan Mugal
D.        Kerajaan Syafawi
E.        Sastrawan Islam Abad Pertengahan Dan Pengakuan Atas jasa Islam di Barat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar